Bersantai di Taman Madinah

Ini tempat favorit kami waktu itu. Tempatnya tidak jauh dari hotel kami menginap di Madinah. Saya agak lupa bagaimana mendeskripsikan jalannya. Seingat saya dari arah pemakaman baqi’ mencari arah masjid bilal. Taman ini asri dengan banyak kursi panjang tempat bersantai. Di sekitarnya ada banyak toko menjual makanan dan oleh-oleh. Biasanya setelah dari Roudhoh di pagiLanjutkan membaca “Bersantai di Taman Madinah”

Sarapan di Pelataran Masjid Nabawi

Saya sangat suka masakan arab yang gurih ini. Nasinya lebih panjang dari nasi kita, dicampur bumbu khas dan daging kambing atau ayam yang bisa kita temukan di dalamnya. Setiap pagi kami membeli makanan semacam ini dengan harga 10 sampai 15 riyal. Kadang juga mencapai 20 riyal. Tapi porsinya besar, saya makan berdua dengan “cacak” ditemaniLanjutkan membaca “Sarapan di Pelataran Masjid Nabawi”

Kebersamaan

Dulu ketika saya di pesantren, setiap dua Minggu sekali orang tua saya datang menjenguk. Hari sambang di pondok kami adalah hari Jumat, karena madrasah kami libur di hari Jumat. Setiap Jumat waktu sambang mulai pagi saya sudah menunggu-nunggu. Menunggu bertemu abah dan ibu saya, dan juga menunggu oleh-oleh yang mereka bawa. Ketika ibu datang, beliauLanjutkan membaca “Kebersamaan”